TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE– Petani Cabe di Kabupaten Bone menggunakan metode penanaman Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHK) .

Syamsul Rijal, seorang pengajar dan politisi di Kabupaten Bone menceritakan proses penanaman cabe metode tersebut.

“Mulsa mempunyai tiga fungsi, menghalangi gulma naik, menjaga kelembaban tanah,memantulkan cahaya matahari sehingga hama akan mati”, ujar Syamsul
Rabu, (20/01/2016).

Syamsu Rizal menjelaskan metode itu sembari memperlihatkan kebun cabe yang menggunakan MPHK di Jl Poros Bone-Wajo, Watampone, Kabupaten Bone, Sulsel.

Ia menambahkan, metode tersebut dimulai dengan biji cabe direndam setengah jam. Setelah itu diperam selama tiga hari.

Selanjutnya disemai di kantong pelastik (polybag) yang diisi arang sekam, tanah, dan pupuk kompos.

Dalam waktu 28 hari, bibit cabe dipindahkan di lahan yang telah disiapkan

“Masa panennya singkat, 65 hari sudah bisa dipetik dan mempunyai nilai jual yang tinggi,” jelas Syamsul

 

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2016/01/20/petani-cabe-bone-gunakan-metode-tanam-mulsa-plastik
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Mahyuddin
Sumber: Tribun Timur